cerita itu perlu

Friday, November 24, 2017

Aku, Hujan, dan Harapan

No comments :

Hujan menjelang subuh
Turun deras tanpa mengeluh
Andai bisa menjadi tetes air
Bawa keindahan dan kedamaian
Maka tak ada benci saling mencaci
-
Pada pohon ditepian trotoan
Kutitipkan mimpi sepanjang jalan
Antara harapan dan putus asa
Masih terus menyimpan tanya
-
Aku masih diam
Memandang deras tetes air hujan
Berharap malam tak pernah pulang
Disini setia menelanjangi imaji
Kulewatkan sepertiga malam dengan doa
Tentang aku yang berpeluh dosa
Tak pernah berhenti menumpuk dusta
Terus dan terus sampai usiaku sirna
-
Tuhan
Diantara hujan pagi ini
Kumohonkan rasa padaMu
Buka hatiku agar kembali
Pada jalan menuju cahayaMu
Nyayikan nyanyian sang fajar
Tak bergeming hingga memudar
Akan terus berteriak lantang
Hingga pagi mengusir petang
-
Aku, Hujan dan Harapan
Masih terus berdiskusi
Mencari arti tentang hujan
Yang tiba tiba datang dan pergi
Lalu sunyi datang kembali
Bawa subuh memecah lamunan
Aku tak akan beranjak dari sini
Sampai aku temukan jawaban

ceritakansaja hujan subuh taubat puisi

No comments :

Post a Comment